Tuesday, January 16, 2007

Perihal makanan

Kebanyakan orang India adalah vegetarian. Mereka lebih strik dari muslim dalam hal makanan. Mereka cuman makan bahan makanan nabati, produk susu, atau paling pol makan telur. Di India, produk makanan memiliki label 'vegetarian' dan 'non-vegetarian'. Label vegetarian berupa tanda seperti bendera Jepang, tapi lingkaran di tengahnya berwarna hijau; sedangkan non-vegetarian lingkaran di tengahnya merah.

Ada beberapa daerah di India yang sangat strik dalam hal makanan ini. Salah satunya adalah daerah Gujarat. Di Gujarat, sangat suliiiiittt ditemukan makanan yang non-vegetarian. Tiga minggu di sana sudah bikin saya kangen sama fried chicken, hahaha... Bahkan telur ayam pun gak ada. Daerah Gujarat adalah daerah penganut taat Hindu. Konon kabarnya, di daerah ini adalah tempat kelahiran salah satu dewa mereka. Di daerah ini khususnya, dan India pada umumnya, hewan - hewan sangat dihormati; mulai dari sapi, kambing, kerbau, sampai dengan binatang buas. Membunuh hewan tanpa alasan bisa berakibat hukuman penjara. Oh, bahagianya nasib hewan di negara ini.

Selama di India, saya jarang (atau belum pernah) menemukan sertifikasi halal dari majelis agama India. Atau saya aja yang gak tau ya? Kalau membeli produk makanan, saya cuma berdasar pada label veg non veg aja. Buat bahan daging - dagingan, itulah yang susah. Ya, kalo udah desperate pengen makan daging ya saya sikat saja apa adanya :D Paling pol ya nanya sama penjualnya apa dagingnya halal ato enggak.

Perihal ketatnya vegetarian dalam makanan saya ketahui ketika ada acara kumpul - kumpul dan masak - memasak bersama di staff house kantor, ketika taun baruan yang lalu. Vegetarian bahkan gak mau minyaknya kecampuran *atau bahkan ketetesan minyak yg dipakai buat menggoreng makanan non-veg*. Sebenarnya kalangan anak muda India jarang juga yang vegetarian, meskipun ada beberapa yang vegetarian taat. Diantara teman - teman yang hadir di acara itu, cuman 2 orang yang vegetarian, sisanya karnivora :D Waktu itu kebetulan saya in-charge jadi chef acara masak - memasak. Susah juga ya ternyata kalo ada yang punya 'special requirement' dalam makanan. Prosedurnya jadi lebih ribet. Masaknya jadi dua kali, yang satu buat yang non-veg yang satu lagi buat veg. Belum lagi alat masaknya mesti gantian, dan dipisahkan. Ribet...

Saya jadi ingat bahwa saya used to be in their position having that 'special requirement'. Waktu masih di Singapore, kalo pas ada acara makan - makan sama teman2 saya yang Singaporean, saya selalu punya special requirement: halal food! Teman - teman singaporean saya pasti merasa seperti saya waktu berhadapan dengan vegetarian. Saya mungkin merepotkan. Hahaha...

Tapi dengan pelajaran itu saya jadi lebih berusaha menghargai special requirement vegetarian. Bisa aja sih sebenernya nyuekin requirement mereka, misalnya: nyampurin minyaknya, pake wajannya gak perlu dicuci dulu, dll, tapi saya berusaha menghargai hak asasi mereka sebagai vegetarian seperti halnya saya juga ingin dihargai haknya sebagai seorang muslim ttg makanan halal.

Dan akhirnya, saya berhasil masak - memasak lagi setelah lebih dari 3 bulan nggak pernah masak! Katanya enak tuh, hahaha... sip sip, entar buka restoran Indonesia deh di India. :D
Halah, cuman masak nasi goreng dan sup ayam aja kok bangga!

Monday, January 15, 2007

Menemukan Komunitas Indonesia di Mumbai

Jumat malem, minggu kemarin, akhirnya saya menemukan komunitas Indonesia di Mumbai ini. Dengan pemberitahuan mendadak, akhirnya sepulang kantor, nge-hold supir kantor minta dianterin ke tempat acaranya. Acaranya adalah kumpul2 orang Indonesia yang tinggal di Mumbai, khususnya kawasan Powai.

Fyi, Powai adalah sebuah kawasan di Mumbai, kalo di Jkt semisal Depok. Di Powai inilah saya tinggal. Kebanyakan teman sekantor bertempat tinggal di daerah Powai. Daerah ini cukup luas. IIT (Indian Institute of Technology) Bombay juga berlokasi di Powai ini.

Acara malam sabtu kemarin adalah acara kumpul - kumpul orang Indonesia dalam rangka taun baruan yang bertujuan untuk mengumpulkan warga Indonesia yang bertempat tinggal di kawasan Powai ini. Pihak Konsulat Jendral RI Mumbai pun hadir dalam acara tersebut. Pak Konjen datang bersama beberapa orang stafnya. Lumayan rame, mungkin sekitar 30 orang hadir dalam acara tersebut. Sebagian besar yang hadir adalah orang Slambersi dan Jet Airways. Sebagian besar membawa keluarganya ke acara.

Meskipun kurang enak badan, tapi saya bela-belain dateng. Jarang - jarang ada kesempatan kumpul2 sama orang Indonesia di sini. Hasilnya, dapet kenalan banyak orang Indonesia, jadi gak kesepian amat di sini. Juga, pulangnya dapet banyak makanan :D
Oh iya, ternyata ada juga keluarga Indonesia yang tinggal segedung dengan saya.

Ini adalah pertama kalinya saya menghadiri acara kumpul2 dengan komunitas Indonesia di India. Bedanya dengan acara serupa yang pernah saya hadiri di Singapore adalah, kalo di Singapore, jarang - jarang acara kumpul2 dihadiri oleh orang kedutaan Indo :D Kayaknya kedutaan Indo di Sgp gak begitu dekat dengan komunitas Indonesia. Bukannya gak pernah, tapi orang kedutaan biasanya hanya ada dalam acara2 formal komunitas Indonesia, itupun diselenggarakannya di kedutaan, bukan di rumah salah seorang warga. Mungkin karena di sini jumlah orang Indonesia nya sedikit, jadi hubungan antara konjen dan warganya lebih akrab.

Sunday, January 07, 2007

Lagu Rindu by Keris Patih

Bintang malam katakan (sampaikan) padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya

Embun pagi katakan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya

Reff:
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya

Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

==================================

Lagi suka banget sama lagu ini.
Musiknya, permainan pianonya keren. Aku suka banget sama lagu yang ada permainan piano nya.
Juga, nyanyinya duet yang suaranya keren dan cocok. Aku juga suka sama lagu yang dinyanyiin duet ato triplet, ato apalah, juga acapela.
Liriknya juga bagus, kata2nya puitis banget.
Overall, lagu ini keren banget lah!!! :D

Makasi Lalitah buat lagunya.....

Saturday, January 06, 2007

What normally new people got wrong about me

Ever since I was in this new place, I've met lot's of new people. Well, as per normal procedure, meeting new people will involve certain questions about who we are, where do we come from, how old we are, etc. Among the questions, what people normally got wrong about me are:

1. Nationality or where I come from

Here, mostly people would never guess that I am from Indonesia. So far, people have guessed me as being from China, Japan, Thailand, Korea (this is new), and the closest guess was Malaysia.
Even after saying that I am Indonesian, they still say that I don't look like an Indonesian.
Actually this does not only happen while I am here, but it has happened since I am in Singapore. Many people there also got wrong about me.
So, what should I do to look more Indonesian ???

2. Age

About this one, people never guessed this even closer! hahaha....
The range of the guesses was 22-24, at most 25 year old. Not only guys guessed me wrong, but also girls.
I expected girls to make a better guess, but they never did :D

I asked my friend about the reason why she could not guess my age right.
"I can't believe you are 27. No, you can't be."
"No, really, I am old. I am 27!"
"I even thought that you are younger than me. I am 25."
"I've been wondering why people always got wrong about my age. Is it because of my look or my behaviour that is childish?"
"No no, behaviour-wise, you are definitely more matured than me. It's just that you don't look like being that old."
"Really??" *grin*

Friday, January 05, 2007

what's up dude!

It's been looongg time I did not post anything here.
Now that I am working, I have less time to do blogwalking, even posting anything in my blog.

So, what's up?

I am now working in an oilfield related company. Well, it's quite unrelated to my previous studies anyway.
Now, it's almost my 3rd month with the company. So far it's good, though there were times when I felt so stressed out and almost making me crazy! hahaha... but, it's life. No pain, no gain.

The company has brought me to Dubai in my first working day. Staying there for a week for a short course. I had fun there, meeting friends from all over the world, 31 nationalities, 77 people.
The following week, I flew off to Mumbai, my assigned location. Been in Mumbai until now.

For 3 weeks, I was out stationed in Gujarat state. I stayed in Mehsana, a small town in Gujarat state, 80 km from Ahmedabad (the capital of Gujarat). I was there for a field trip. It was very hot in the afternoon, but very cold at night. It could go as low as 15 degC as it was winter. Unique thing about Gujarat is that they rarely provide non-vegetarian food. I had hard time there to find non-vegetarian food.

After coming back from field trip, I enjoyed the office life more as I've got more friends by then. They are not new people, it's just that when I was in the office last time, they were in the field trip and some were in school for training. We had fun in the office, we made our own outing, and we made party.

Now the fun times with my friends are over. They are back to field again, and going to school. I will go to field again, I guess. Yeah, office life is quite boring without them. hahaha... nobody to hang around with but the managers. Well, it's okay... I enjoy it so far.

Actually, I wish to share a lot more stories here. But, let see if I have other spare time again.