Sunday, February 17, 2008

Derajat dari sebuah sifat

Saya baru menyadari sesuatu: bahwa sebuah sifat manusia itu bisa berbeda derajatnya tergantung dari bidang penerapannya.
Jadi begini, kalo kita mengatakan bahwa seseorang itu pemberani, sabar, jujur, atau sifat apapun, maka belum tentu sifat itu akan berlaku dalam segala aspek kehidupannya.
Contoh yang gampang aja, seorang yg berani sama hantu, ternyata takut sama tikus. Hehe... mungkin contohnya terlalu gampang, yah...

Suatu hari saya pernah mengikuti talk di kantor. Dan pembicaranya membuat simulasi tentang 'risk taking'. Dia ingin mengelompokkan orang sesuai dengan jenis resiko yang berani diambilnya. Jadi begini: pembicara mengemukakan beberapa skenario dan peserta talk diminta untuk mengelompokkan diri sesuai dengan tingkat resiko yang berani diambilnya. Skenario pertama: naik roller coaster yang paling tinggi; yang berani naik roller coaster dan duduk di kursi paling depan disuruh masuk kelompok 1, yang berani di kursi tengah masuk kelompok 2, dan yang tidak berani naik sama sekali masuk kelompok 3. Dan terbentuklah kelompok2 itu. Lumayan banyak yang masuk kelompok 1, dan beberapa di kelompok 2 dan 3. Saya masuk di kelompok 1 :D

Skenario berikutnya adalah bermain - main di pantai. Kelompok 1 adalah yang berani main sampe ke tengah dekat batas laut, kelompok 2 adalah yang bermain sampai batas aman, dan kelompok 3 adalah yang cuman di tepi pantai pasir. Menariknya, beberapa orang yang tadinya di kelompok 1 jadi berpiindah ke kelompok 2 atau 3, dan juga sebaliknya; ada yang pindah ke kelompok 1. Hmm.. saya pindah ke kelompok 3, gara2 gak bisa berenang :D

Menarik ya, ternyata sifat berani itu tergantung bidangnya. Sebelumnya, saya berpikir, bahwa kalo seseorang itu berani, maka dia pasti berani dalam hal apapun.

Dan sebagai ekstrapolasinya, saya juga jadi berpendapat bahwa sifat - sifat manusia yang lain juga berderajat, tergantung bidangnya. Mungkin seseorang itu sabar dalam bidang A, tapi tidak sabaran dalam bidang B. Mungkin tepatnya bukan bidang, tapi situasi dan kondisi, yah...

Eniwai... hari ini matahari bersinar terang, tapi ademnya gak karuan. Tadi pagi, butir2an es putih tampak menutupi perladangan yang dilalui sepanjang jalan ke sekolah. Brrr....

Labels:

2 Comments:

Anonymous eee said...

wani karo coro gak dil? ;))

1:05 AM  
Blogger dils said...

mbiyen wedi, rin..
saiki cuek hahaha..

3:56 AM  

Post a Comment

« Home